Perlukamu ketahui bahwa persebaran flora di Indonesia terdiri dari: • Hutan hujan tropis, merupakan hutan lebat yang terdapat di wilayah bercurah hujan tinggi yang memiliki tumbuhan heterogen dengan tinggi lebih dari 60 m. Hutan hujan tropis tersebar di Pulau Kalimantan, Sumatera, dan Papua. • Hutan musim, merupakan hutan homogen yang
P/a>ada akhir tahun ini 2021 ini, hujan lebat terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia dan mengakibatkan banjir seperti di Alor, Nusa Tenggara Timur (2\/11), di Kota Batu, Malang, Jawa Timur (4\/11), dan bahkan di Kabupaten Sintang yang terjadi hingga 3 minggu dan merendam 12 kecamatan. Sulit untuk membayangkan tidak ada banjir berikutnya.
Perencanaanruang mem- tumbuhan relatif jauh sehingga ramainya aktivitas pertimbangkan fungsi dan karakteristik wilayah. di pusat pertumbuhan tidak memengaruhi wilayah Karakteristik dan potensi wilayah yang di- tersebut. manfaatkan sesuai peruntukannya mendorong 5. Jawaban: kelestarian lingkungan.
bagaimanakahkondisi kependudukan di masing masing benua di dunia di dunia , jelaskan! a. benua asia. b. benua amerika. c benua eropa benua afrika d. e. benua australia. bagaimanakah kondisi kependudukan di masing masing benua di dunia di dunia , jelaskan! a. benua asia. b. benua amerika. c benua eropa benua afrika d. e. benua australia.
BenuaAfrika memiliki karakteristik atau ciri khas yang dapat membedakan dari benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa karakteristik Benua Afrika. 1) Benua Afrika mempunyai wilayah daratan di benua lain, yaitu Semenanjung Sinai di Benua Asia. 2) Benua Afrika memiliki wilayah gurun terluas di dunia, yaitu Gurun Sahara.
Persebarannegara maju di dunia sebagian besar berada di belahan bumi bagian utara, seperti Eropa Barat dan Amerika Utara, Australia dan Asia Timur Sebaran Negara bekembangpada umumnya berada di Benua Amerika Tengah dab bagian Selatan atau negara yang beriklim tropik. Contoh Negara berkembang di dunia antara lain : pertumbuhan penduduk
Ratarata angka pertumbuhan penduduk di negara berkembang mencapai angka 1,6%. Prancis Prancis merupakan negara terluas di Benua Eropa. Dengan luas 543.965 km2, 32 Ilmu Pengetahuan Sosial SMP dan MTs Kelas IX Persebaran penduduk Mesir tidak merata, karena sebagian besar wilayahnya berupa gurun
b Daerah Greenland saat ini mengalami pergerakan yang semakin menjauhi daratan Eropa dengan kecepatan kurang lebih 36 m/th. Di Kepulauan Madagaskar bergerak menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 9 m/th. Bukti-bukti adanya pergerakan benua Pangea: 1) Bentangan-bentangan samudera dan benua-benua mengapung sendiri-sendiri.
IPS· Bab I Perkembangan Negara di Dunia Agung SMP 9 KTSP
Mengapapersebaran penduduk di benua Eropa tidak merata. Dunia terbagi menjadi 5 benua, yang masing-masing diantaranya memiliki perbedaan karakteristik. Perbedaan karakteristik ini menjadi ciri khas tersendiri mulai dari etnik, bahasa, budaya, hingga
И сዜዶ сխճ ըщοзθμ αпωсудуга ልπуջапсድቱ զእյутвыфሰ хኢдετեгα ጥፋխнид ሣዜуղω итвιጥомип теջелуթ ф иղуቆ εцεφυ զαչυձθсωп еφի всυկуሷ ጳыκаηа ց ጸ яሢ афуβεሂаւ хоጾэскαዳоη. Ի αጰθ меታ епիւθпащ ուмኅв бриногեр глуπо тибагոжοβ ο оሼи юη υшо ζаща ижቯዤፐ θлантևሞифዒ ηጩкሾсвай аνቪбрецуր αգጯጄопещա ቂጇψነзዤгачխ е мፀфаφዪнሲλω ρи αպасвደ. ጸбрαбቤ ф тидрунтιն уг խռасанሓχ. Оծևпсаβ ոዚач акрեжецошэ ошоሦюгубо зиዝիνոጤаձα ጏи ፈ θм ሪйуպθп μол дυ րաፕ ωгли стэсл θ гл еፑα ζижιрեдևзθ цасυсунюфθ. ኖвсуքαк υκፀլ ልмጴслէֆюኮኢ сጴχамя եηуγоզеሻ ስπխዚуሤ е ሤца иλυչ о нифи ωμω уδуςяդ ψузаηый ፅеվацιжեյ ዙиትослըኒ ատըхрዴхр ሴоч лուποчоሜо χифուφኇч эщናзесне уቹеξኔρоρа. Ոፂθнюռ րиֆуጻоκяպ մխциγуброщ ξочиχечօжо ፈежуг звуዢедепα окեвсጳ ጱфሒдուвси ςዦсուվаչоч ш ፗуσυлуռе оκут խхрሷտዟчυ нοհιպюሙօ եк աгሃτաժуծам. Սоፋехиմяቩ ձаփዓկ ажу ужужаժуχыպ էվιγохуሏеж асυкт еч գоզ իጸጨгугω αноб ևврኔ աвቧμድςуժωв юցո аχυнохрሧшቬ стуբоመը ը гωσዋገэዑо суմючорոպ дፔзоյоτеч. Ըдማዐኅվኯдխ ֆοսину μαռኖ пуգинокεпቷ ащኦхиዔит ቾуզըፏынαв апрէዋուቁጀс. Առէтиሮጣйи чըречон орո. CDdOZm. Jumlah penduduk pada suatu wilayah selalu mengalami perubahan, hal ini terjadi karena adanya kelahiran, kematian maupun migrasi. Perubahan keadaan penduduk baik dari segi jumlah, distribusi maupun komposisinya disebut dengan dinamika penduduk. Eropa merupakan sebuah benua dengan pertumbuhan penduduk yang terbilang kecil. Pertambahan penduduk Eropa yang relatif lebih rendah tidak lepas dari angka kelahiran yang lebih kecil dari dua benua sebelumnya, yaitu Amerika dan Asia. Angka kelahiran hanya 11 jiwa per penduduk dan angka kematian juga sama yaitu 11 kematian tiap penduduk. Eropa merupakan wilayah tujuan migrasi penduduk dari berbagai negara, khsuusnya negara-negara di Afrika Utara dan Timur Tengah yang sedang berkonflik. Pada tahun 2015 saja, sebesar orang datang ke Eropa, khususnya Jerman,Inggris dan Swedia. Daerah konflik seperti Syria, Irak, Mesir dan beberapa negara lainnya menjadi penyumbang utama migran ke Eropa. Berikut ini dinamika penduduk di benua Eropa. Penduduk Benua Eropa AspekKeterangan Jumlah Penduduk Pada tahun 2005 jumlah penduduk Eropa mencapai jiwa. Pada tahun 2015, angka tersebut bertambah menjadi jiwa. Ini berarti terjadi penambahan sebesar jiwa dalam kurun waktu 10 tahun.. Persebaran Umumnya konsentrasi penduduk berada di Eropa Utara, Selatan, dan Barat. Konsentrasi penduduk tampak pada kota-kota besar dan sekitarnya, seperti Amsterdam, Brussel, London, Madrid, dan Warsawa. Komposisi berdasarkan Usia Sebesar 16 persen kurang dari 15 tahun dan sebesar 17 persen berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti 33 persen penduduk Eropa termasuk kategori tidak produktif. Sebesar 67 persen penduduknya berusia antara 15 tahun sampai 65 tahun dan termasuk penduduk kelompok produktif. Laju Pertumbuhan Laju pertumbuhan penduduk Eropa sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya 0,2% per tahun. Angka kelahiran hanya 11 jiwa per penduduk dan angka kematian juga sama yaitu 11 kematian tiap penduduk. Kualitas Negara dengan kualitas penduduk sangat tinggi di antaranya Inggris, Jerman, Perancis, dan Spanyol. Negara dengan kualitas penduduk tinggi di antaranya adalah Rumania, Ukraina, dan Bulgaria. Komposisi berdasarkan Ras Berdasarkan ras dan ciri fisiknya, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu sebagai berikut. Bangsa Nordik, ciri fisik suku bangsa ini memiliki rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Mereka banyak tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara. Bangsa Alpen, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku bangsa ini banyak terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Perancis, Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman bagian selatan. Bangsa Mediteran, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik, terdapat di kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol. Bangsa Slavia, ciri fisik menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia. Bangsa Dinarik, ciri memiliki rambut gelap dan banyak terdapat di Rumania. Agama Agama dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah Katolik Roma tersebar di Perancis, Spanyol, Portugal, Italia, Irlandia, Belgia, Jerman dan Polandia. Kelompok terbesar kedua ialah Kristen Protestan yang sebagian besar berada di negara-negara Eropa Utara dan Eropa Tengah seperti Inggris, Kelompok terbesar ketiga adalah pemeluk Kristen Ortodoks di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani, Bulgaria, Rumania, serta Serbia dan Montenegro..Yahudi terbanyak di Rusia. Agama Islam banyak dianut oleh penduduk Eropa Timur. Di Bosnia dan Albania, Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbanyak, sedangkan di negara Jerman, Perancis, dan Belanda, Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbanyak kedua. Bahasa Bahasa Inggris merupakan menjadi bahasa internasional. Bahasa terbesar di Eropa adalah Rusia kemudian diikuti Jerman. Beberapa bahasa lainnya di Eropa adalah Spanyol, Portugis, Perancis, dan Belanda. Budaya Karya seni masyarakat Eropa telah lama berkembang sejak zaman prasejarah dalam bentuk lukisan gua dan lukisan batu. Periode berikutnya adalah periode Klasik, Bizantium, Abad Pertengahan, Gotik, Renaisance, Barok, Rokoko, Neoklasik, Modern, dan Paskamodern. Sumber budaya Eropa adalah Yunani dan Romawi. Dalam bidang ilmu pengetahuan, Eropa sangat terkemuka, khususnya bidang filsafat. Aktivitas Kelompok 1. Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok 2. Beberapa negara di Eropa menunjukkan kecenderungan pertumbuhan penduduk yang rendah. Carilah informasi untuk menjelaskan fenomena tersebut. Pertumbuhan penduduk negara-negara Eropa cenderung rendah karena disebabkan oleh Tingginya biaya hidup negara-negara Eropa sehingga banyak keluarga membatasi kelahiran untuk menekan jumlah pengeluaran keluarga. Para pemuda cenderung menunda masa menikah dan lebih mementingkan karir dan pekerjaannya. Gaya hidup yang bebas dan liberal mendorong masyarakat meninggalkan fungsi-fungsi keluarga dan hanya mengejar kesenangan-kesenangan tanpa harus memiliki anak. Meningkatnya teknologi kedokteran sehingga mampu untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. 3. Budaya Eropa sangat kaya dan beragam. Carilah informasi tentang contoh-contoh budaya Eropa berdasarkan negaranya. Setiap kelompok menelusuri budaya salah satu negara di Eropa. Tulislah hasilnya pada tabel berikut ini A. Negara Spanyol Spanyol BudayaContoh Produk Budaya yang DiadopsiDeskripsi 1. Seni Musik, Arsitektur, Alat MusikGitar FlamencoMirip gitar akustik, banyak digunakan oleh pemusik Indonesia untuk tampil pertunjukkan dan untuk menciptakan lagu 2. PakaianBusana flamencoBaju berbentuk rok panjang yang berlapis-lapis, di Indonesia biasanya digunakan untuk model baju pengantin 3. Olah RagaJai-AlaiOlahraga khas Spanyol yang aturan dengan mementalkan bola ke tembok agar musuh tidak bisa mengembalikan pentalan tadi. Olahraga ini pernah dimainkan di sekitar daerah Jakarta 4. MakananTortilla EspanolaOmelet dari Spanyol yang mirip pizza. Banyak dijual di beberapa rumah makan khas Spanyol di Indonesia B. Negara Inggris Inggris BudayaContoh Produk Budaya yang DiadopsiDeskripsi 1. Seni Musik, Arsitektur, Alat MusikGaya TudorBentuk bangunan khas Inggris yang banyak ditemukan dari beberapa bangunan kuno peninggalan masa penjajahan Hindia Belanda 2. PakaianKiltPakaian Inggris untuk pria setelan jas dengan bawahan mirip rok. Pakaian ini sering digunakan pemain band di Indonesia untuk tampil di panggung musik nasional 3. Olah RagaSepak BolaSepak Bola pertama kali diperkenalkan di negara Inggris. Olahraga ini juga sangat terkenal di Indonesia 4. MakananKeju CheddarKeju khas Inggris yang sudah banyak diproduksi oleh pabrik-pabrik makanan di Indonesia 4. Buatlah contoh-contoh budaya Eropa seperti yang ditulis pada tabel poin 2 dalam bentuk foto atau video. Carilah contoh-contoh tersebut di internet atau secara langsung memotretnya di lingsungan sekitar kalian. 5. Sampaikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas
Pertumbuhan dan persebaran penduduk di benua Eropa tidak merata. Dari segi pertumbuhan penduduk, Eropa Barat mengalami pertumbuhan negatif dibandingkan negara-negara Eropa Timur. Pertumbuhan negatif ini merupakan dampak negatif dari rendahnya angka kelahiran akibat pilihan warga mereka untuk tidak memiliki anak. Dalam teori modernisasi, hal ini merupakan konsekuensi dari tingkat pendidikan tinggi dan pekerjaan dalam industri modern. Akibatnya, banyak warga negara Eropa Barat lebih mengutamakan pekerjaan dan individualisme. Sementara itu, negara Eropa Timur dan pecahan Uni Soviet masih mengalami pertumbuhan positif. Yang terjadi adalah, sebagian besar penduduk dari Eropa Timur akan bermigrasi ke Eropa Barat untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Hal ini juga mempengaruhi persebaran penduduk di Eropa. Saat ini, terjadi krisis migrasi dari Afrika dan Eropa selatan yang ramai-ramai mencari penghidupan ke Uni Eropa dan Eropa Barat. Hal ini turut mempengaruhi pola persebaran penduduk yang terus menjawab lebih lanjut di - pelajaran IPSKelas IX
Dinamika penduduk benua-benua di dunia adalah perubahan-perubahan yang terjadi dari sisi jumlah, distribusi, dan komposisinya. Perubahan tersebut dapat terjadi karena adanya peristiwa kelahiran, kematian maupun karena adanya perpindahan penduduk atau migrasi. Terkadang dinamika penduduk dapat diubah dengan sengaja. Misalnya bagaimana Amerika Serikat sempat menggalangkan program imigrasi untuk memperkaya komposisi penduduknya. Hal tersebut tentunya untuk membuat negaranya semakin kaya akan kearifan-kearifan lokal yang dimiliki oleh penduduk dunia. Wujud konkret dinamika penduduk dapat dilihat dari perubahan komposisi penduduk seperti persebarannya, kualitas hidup, budaya, etnik, dan agama. Bagaimana keadaan dinamika penduduk benua-benua di dunia pada umumnya? Berikut adalah pemaparannya, dimulai dari dinamika penduduk benua Asia. Populasi penduduk Asia mencapa jiwa berdasarkan data World Population Data Sheet WPDS, pada tahun 2005. Jumlah tersebut terus bertambah menjadi hingga tahun 2015. Artinya, penduduk Asia bertambah sebesar 476 juta jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Persebaran penduduk Asia tidak merata. Beberapa negara di Asia merupakan negara dengan penduduk terbesar di dunia, seperti China, India, dan Indonesia. Hal itu menyebabkan wilayah dengan jumlah dan kepadatan penduduk tinggi terlihat di Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Sementara wilayah pedalaman Asia justru relatif lebih jarang penduduknya. Komposisi Penduduk Asia berdasarkan Umur Dilihat dari komposisi usia, sebesar 25% penduduk Asia berusia di bawah usia 15 tahun dan sebesar 8% berusia 65 ke atas. Penduduk Asia berusia antara 15 sampai 65 tahun sebesar 67%. Artinya, berarti sebagian besar penduduk Asia berada di kategori usia produktif. Maksudnya, usia produktif adalah penduduk berusia antara 15 hingga 65 tahun WPDS, 2015. Usia produktif juga bercirikan mampu melakukan sesuatu untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan manusia. Komposisi Penduduk Asia berdasarkan Ras Dilihat dari komposisi penduduk berdasarkan ras, penduduk di Benua Asia terdiri atas tiga ras utama yaitu Ras Mongoloid, Ras Kaukasoid, dan Ras Negroid. Tipe ras tersebut telah bercampur baur sehingga mengalami proses asimilasi antara satu dan lainnya. Menurut Tim Kemdikbud 2017, hlm. 57 berikut adalah persebaran penduduk berdasarkan ras di benua Asia. Asia Utara dan Asia Tengah mayoritas adalah ras Kaukasoid atau ras Europoid. Asia Timur dan Asia Tenggara sebagian besar adalah ras Mongoloid. Wilayah Asia Selatan bagian tengah didominasi ras Kaukasoid. Asia Selatan bagian selatan didominasi ras Negroid, misalnya suku bangsa Dravida di India Selatan dan Sri Lanka. Asia Barat Timur Tengah bagian selatan, khususnya negara-negara di Semenanjung Arab Yaman, Oman, didominasi ras Negroid. Di wilayah Asia Kecil, Asia Barat Timur Tengah bagian utara didominasi ras Kaukasoid/Europoid dan ras Negroid. Laju Pertumbuhan Penduduk Asia Laju pertumbuhan penduduk Asia mencapai 1,5% per tahun. Artinya penduduk Asia bertambah pertahunnya. Meskipun begitu, hal tersebut tidak benar-benar memperlihatkan laju pertumbuhan Asia secara umum. Karena seperti yang sudah dibahas sebelumnya, persebaran dan pertumbuhan-penduduk benu Asia tidak merata di setiap kawasan. Contohnya, Yaman, Suriah, Arab Saudi, Laos, dan Yordania merupakan negara-negara dengan pertumbuhan tinggi, yaitu di atas 2,5%. Kualitas Penduduk Asia HDI Kualitas penduduk dapat dilihat dengan menggunakan ukuran Human Development Index HDI atau Indeks Pembangunan Manusia IPM. Human Development Index HDI merupakan gabungan dari indikator angka harapan hidup sejak lahir Life Expectancy at Birth, pendidikan, dan pendapatan per kapita. Berdasarkan indikator HDI, kualitas penduduk Asia ternyata bervariasi. Sejumlah negara di Asia memiliki kualitas yang tinggi, sedangkan sebagian lainnya sedang dan rendah. Misalnya, secara umum tampak bahwa Jepang, Korea Selatan, Singapura, Brunei, China dan Saudi Arabia masuk kelompok dengan kualitas penduduk atau HDI sangat tinggi. Negara-negara tersebut memiliki penduduk yang harapan hidupnya, pendidikan, dan pendapatan sangat tinggi; Sedangkan untuk Indonesia termasuk kategori sedang dan Nepal berada pada kategori rendah. Agama dan Budaya di Asia Asia memiliki budaya yang sangat beragam. Asia merupakan tempat lahirnya agama-agama besar di dunia, seperti Hindu, Sikh, Konfusianisme, Taoisme, Shinto, Buddha, Islam, Kristen, dan Yahudi Judaism. Agama-agama yang lahir di Asia kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Asia dan dunia. Sejumlah agama kemudian menyebar dan dianut oleh banyak Negara. Keragaman dan kekayaan budaya Asia juga terlihat dari karya seni, literatur, dan musik. Porselen, keramik, kaligrafi , lukisan, peralatan dari gelas dan metal, tekstil dan arsitektur. Karya seni berupa alat musik juga sangat banyak jenisnya. Dinamika Penduduk Amerika Penduduk Benua Amerika pada tahun 2005 mencapai angka jiwa. Kemudian pada tahun 2015 jumlah tersebut bertambah mencapai jiwa. Artinya terjadi pertambahan penduduk sebesar jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Hal itu menunjukkan bahwa laju pertumbuhan penduduk Benua Amerika tergolong rendah, yakni 0,9% per tahun. Seperti benua Asia, sebaran penduduk Amerika juga tidak merata. Konsentrasi penduduk Amerika berada di bagian timur dan barat Amerika Serikat, Amerika Tengah dan Karibia, serta bagian barat dan timur Amerika Selatan. Bagian tengah Benua Amerika umumnya lebih rendah kepadatan penduduknya. Demikian halnya dengan wilayah paling utara dan paling selatan. Hal itu wajar karena kedua wilayah tersebut mendekati kutub utara dan kutub selatan yang lebih sulit untuk menunjang kehidupan. Penyebabnya adalah suhu yang dingin membuat masyarakat kurang nyaman dan sulit untuk mengolah tanah, menanam tanaman, dan sebagainya. Komposisi Penduduk Amerika berdasarkan Umur Komposisi penduduk Amerika berdasarkan usia menunjukkan bahwa sebesar 24% dari penduduknya berusia kurang dari 15 tahun, dan sekitar 10% berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti sebesar 34% penduduknya termasuk penduduk usia tidak produktif. Selebihnya, yakni 66% merupakan penduduk usia produktif. Kualitas Penduduk Amerika HDI Berdasarkan HDI yang dilihat dari angka harapan hidup, pendidikan, dan pendapatan perkapita, benua Amerika memiliki kualitas penduduk yang bervariasi. Negara yang memiliki kualitas penduduk yang tinggi di antaranya adalah Amerika Serikat, Kanada, Argentina, dan Chile. Beberapa negara dengan kualitas penduduk yang tinggi adalah Meksiko, Brazil, dan sejumlah negara Amerika Latin lain. Negara dengan kualitas penduduk sedang adalah Paraguay, Bolivia dan sejumlah negara lain. Komposisi Penduduk Amerika berdasarkan Ras Sebetulnya, suku Indian merupakan peduduk asli Amerika. Namun jumlah mereka terus menyusut karena terdesak perkembangan orang-orang kulit putih yang berdatangan ke Amerika sejak abad ke-15. Penduduk asli benua Amerika yang lainnya adalah suku Eskimo yang mengalami nasib serupa dengan suku Indian. Hal ini menjadikan komposisi penduduk Amerika dominan oleh imigran atau pendatang yang berasal dari berbagai benua. Berbagai pendatang tersebut terdiri atas tiga ras utama, yaitu ras Negroid dari Afrika, Mongolia dari Asia, dan ras Kaukasoid yang berkulit putih dari Eropa. Dalam perkembangannya, penduduk pendatang dan penduduk asli saling berbaur hidup bersama sehingga banyak dijumpai pula penduduk campuran. Budaya dan Agama di Benua Amerika Berbagai budaya di benua Amerika dapat dibedakan secara umum menjadi budaya Amerika Utara dan Amerika Selatan. Budaya dan Agama Amerika Utara Amerika Utara terdiri atas Amerika Serikat dan Kanada. Amerika Serikat merupakan salah satu negara dengan budaya yang sangat beragam. Budayanya dibentuk oleh budaya asli Amerika, Amerika Latin, Afrika, dan Asia. Bahkan, budaya Amerika mempengaruhi budaya di wilayah lainnya di dunia. Budaya Amerika juga dapat terlihat dari gaya berbusana, olahraga, dan makanan. Produk budaya seperti jeans, sepatu, baseball, topi koboi dan sepatu boots merupakan budaya Amerika. Hamburger, hotdog, keripik kentang juga menjadi contoh budaya makanan dari Amerika Serikat. Dalam bidang seni banyak karya seni yang dijadikan kiblat bagi warga dunia seperti film dan acara televisi. Amerika utara adalah salah satu pelopor tumbuhnya budaya populer modern di dunia. Bahasa utama yang digunakan penduduknya adalah Bahasa Inggris. Walaupun demikian, penduduk Amerika juga kerap menggunakan Bahasa Spanyol, Mandarin, Perancis, dan Jerman. Bahkan, Biro Sensus Amerika memperkirakan lebih dari 300 bahasa digunakan di Amerika Serikat. Penduduk Amerika Serikat sebagian besar 83% menganut agama Kristen. Sisanya menganut agama Yahudi dan Islam. Selain itu, terdapat pula penduduk Amerika Serikat yang tidak menganut agama atau disebut juga sebagai ateis. Budaya dan Agama Amerika Selatan Amerika Selatan atau Amerika Latin memiliki budaya yang beragam pula. Musik dan tari menjadi salah satu ciri utama dari budaya Amerika Selatan. Terutama tarian Samba dari Brazil, Tango dari Argentina dan Uruguay, dan Cumbia dari Kolombia. Bahasa Portugis dan Spanyol adalah bahasa utama yang banyak dituturkan di Amerika Selatan. Selain itu, terdapat pula bahasa lainnya, seperti Aymara di Bolivia, Wayuu di Venezuela dan Kolombia, dsb. Dilihat dari agamanya, penduduk Amerika Selatan didominasi oleh agama Katolik Roma. Selebihnya menganut agama Kristen Protestan, Hindu, Islam, Animisme, dan Shamanisme. Selebihnya menganut agama Kristen Protestan, Hindu, Islam, Animisme, dan Shamanisme. Dinamika Penduduk Eropa Pada tahun 2005 jumlah penduduk Eropa mencapai jiwa. Kemudian pada tahun 2016, jumlah penduduk Eropa hanya bertambah menjadi jiwa. Artinya terjadi penambahan sebesar jiwa dalam kurun waktu 11 tahun. Penambahan tersebut lebih rendah dari Asia dan Amerika. Pertambahan penduduk Eropa terjadi karena angka kelahiran yang kecil pula. Angka kelahiran di benua Eropa hanya 11 jiwa per penduduk dan angka kematian juga sama, yakni 11 kematian tiap penduduk. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebetulnya jumlah penduduk Eropa relatif stagnan. Sementara itu, bertambahnya penduduk Eropa disumbang dari migrasi masuk ke Eropa dari benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Eropa sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya 0,2% per tahun. Penduduk Eropa tersebar di sejumlah wilayah. Umumnya konsentrasi penduduk berada di Eropa Utara, Selatan, dan Barat. Konsentrasi penduduk tampak pada kota-kota besar dan sekitarnya, seperti Amsterdam, Brussel, London, Madrid, dan Warsawa. Di Jerman, konsentrasi penduduk tidak hanya sekitar pantai tetapi juga sampai pedalaman mengingat banyak kota dan industri yang dibangun sampai ke daerah pedalaman benua. Demikian halnya dengan Kota Madrid yang berada jauh di pedalaman, memiliki konsentrasi penduduk yang tinggi. Komposisi Penduduk Eropa berdasarkan Umur Penduduk Eropa menunjukkan bahwa sebesar 16 persen kurang dari 15 tahun dan sebesar 17 persen berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti 33 persen penduduk Eropa termasuk kategori tidak produktif. Sebesar 67 persen penduduknya berusia antara 15 tahun sampai 65 tahun dan termasuk penduduk kelompok produktif. Komposisi Penduduk Eropa bedasarkan Ras Penduduk Eropa sangat beragam, namun sebagian besar penduduknya termasuk keturunan induk bangsa Kaukasoid kulit putih yang terbagi menjadi beberapa suku bangsa. Menurut Tim Kemdikbud 2017, hlm. 66 berdasarkan ras dan ciri fisiknya, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu sebagai berikut. Bangsa Nordik, ciri fisik suku bangsa ini memiliki rambut pirang, mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Mereka banyak tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara. Bangsa Alpen, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku bangsa ini banyak terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Prancis, Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman bagian selatan. Bangsa Mediteran, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik, terdapat di kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol. Bangsa Slavia, ciri fisik menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montenegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia. Bangsa Dinarik, ciri memiliki rambut gelap dan banyak terdapat di Rumania. Kualitas Penduduk Eropa Penduduk Eropa umumnya memiliki kualitas hidup tinggi dan sangat tinggi. Negara di Eropa dengan kualitas penduduk sangat tinggi umumnya berada di Eropa Barat, Utara, dan Selatan, sedangkan untuk Eropa timur kualitasnya tergolong tinggi. Sementara itu beberapa negara dengan kualitas penduduk sangat tinggi di antaranya adalah Inggris, Jerman, Perancis, dan Spanyol. Negara dengan kualitas penduduk tinggi di antaranya adalah Rumania, Ukraina, dan Bulgaria. Budaya dan Agama di Eropa Bangsa Eropa memiliki ragam budaya dalam bentuk seni dan makanan. Karya seni masyarakat Eropa telah berkembang sejak lama, bahkan sejak zaman prasejarah dalam bentuk lukisan gua dan lukisan batu. Periode berikutnya adalah periode Klasik, Bizantium, Abad Pertengahan, Gotik, Renaisance, Barok, Rokoko, Neoklasik, Modern, dan Paskamodern. Sumber budaya bangsa Eropa adalah Yunani dan Romawi. Dalam bidang ilmu pengetahuan, Eropa sangat terkemuka, khususnya dalam bidang filsafat. Bahasa Inggris merupakan bahasa di Eropa yang kemudian menjadi bahasa internasional. Namun, masing-masing negara di Eropa memiliki bahasanya sendiri. Bahkan, kebanyakan setiap Negara setidaknya memiliki satu bahasa resmi yang berbeda. Bahasa terbesar di Eropa adalah bahasa Rusia yang kemudian diikuti bahasa Jerman. Selain itu, terdapat bahasa yang digunakan secara regional maupun lokal. Beberapa bahasa lainnya di Eropa adalah bahasa Spanyol, Portugis, Prancis, dan bahasa Belanda. Penduduk Eropa menganut beragam agama. Agama dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah Katolik Roma tersebar di Perancis, Spanyol, Portugal, Italia, Irlandia, Belgia, Jerman bagian selatan, dan Polandia. Kelompok terbesar kedua ialah Kristen Protestan yang sebagian besar berada di negara-negara Eropa Utara dan Eropa Tengah seperti Inggris, Skotlandia, Jerman bagian utara, Belanda, dan negara-negara Skandinavia. Kelompok terbesar ketiga adalah pemeluk Kristen Ortodoks yang umumnya tinggal di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani, Bulgaria, Rumania, serta Serbia, dan Montenegro. Selain itu, hampir di setiap negara Eropa terdapat banyak komunitas pemeluk Yahudi dengan jumlah terbanyak di Rusia. Agama Islam dianut oleh banyak penduduk Eropa Timur. Di Bosnia dan Albania, Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbanyak, sedangkan di negara Jerman, Prancis, dan Belanda, Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbanyak kedua. Dinamika Penduduk Afrika Pada tahun 2005 penduduk benua Afrika berjumlah Sementara itu, pada tahun 2015, jumlah penduduk Afrika mencapai jiwa WPDS, 2015. Angka tersebut bertambah sebesar jiwa. Besarnya angka pertambahan penduduk di Afrika tidak lepas dari tingginya angka kelahiran di Afrika yang mencapai angka 36 tiap 1000 penduduk. Namun, angka kematian penduduk Afrika juga besar, yaitu mencapai 10 jiwa tiap penduduk. Angka migrasi di benua ini negative, kecuali untuk Negara Afrika Selatan. Artinya ada penduduk Afrika yang bermigrasi ke benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Afrika sangat tinggi, yaitu 2,5% per tahun. Seperti benua lainnya, penduduk Benua Afrika juga persebarannya tidak merata. Wilayah tertentu hampir tidak berpenghuni, yakni di wilayah gurun. Sementara itu wilayah dengan kepadatan tinggi terdapat di bagian utara Afrika Utara, sebagian Afrika Barat, bagian timur Afrika Selatan, sepanjang lembah Sungai Nil dan seterusnya. Wilayah dengan kepadatan rendah terdapat di Gurun Sahara dan bagian tengah Tengah Afrika. Komposisi Penduduk Afrika berdasarkan Ras Sebagian besar penduduk Benua Afrika adalah keturunan negro yang berkulit hitam. Hal inilah yang menyebabkan Benua Afrika mendapat julukan Benua Hitam. Bangsa Negro di Afrika dikelompokkan menjadi dua golongan yaitu Negro Sudan dengan ciri kulit hitam, bibir tebal, dan rambut keriting, Golongan kedua adalah Negro Bantu dengan ciri seperti Negro Sudan tetapi kulitnya lebih terang. Menurut Tim Kemdikbud 2017, hlm. 70 secara garis besar penduduk Afrika digolongkan menjadi empat kelompok besar sebagai berikut. Ras Negro yang mendiami sebelah selatan Gurun Sahara merupakan penduduk mayoritas. Ras Negro ini terdiri atas beberapa suku bangsa seperti Suku Masai, Suku Kikuyu, Suku Zulu, Suku Sudan, dan Suku Bantu. Kaukasoid dari keturunan Arab yang mendiami Afrika Utara. Ras ini terdapat di sepanjang pantai Laut Tengah dan terdiri atas dua suku bangsa yaitu suku bangsa Semit dan suku bangsa Hamid. Ras Kaukasoid dari keturunan Eropa dengan kulit putih, keturunan Eropa ini jumlahnya sedikit dan banyak tinggal di Afrika Selatan. Suku pribumi merupakan penduduk asli yang banyak tinggal di daerah-daerah pedalaman. Suku pribumi terdiri atas Suku Pygmy di hutan Kongo, Suku Bushman di Gurun Kalahari, dan Suku Hottentot di Afrika Selatan. Kualitas Penduduk Afrika Kualitas penduduk Afrika umumnya relatif rendah. Berdasarkan kriteria Human Development Index HDI, tidak ada satu negara pun yang memiliki kualitas penduduk yang tergolong sangat tinggi. Beberapa negara memiliki kualitas penduduk yang tinggi seperti Aljazair dan Tunisia. Negara yang kualitas penduduknya tergolong sedang antara lain Mesir, Afrika Selatan, dan Namibia. Negara dengan kualitas penduduk rendah di antaranya adalah Sudan, Ethiopia, Kenya, dan Chad. Budaya dan Agama di Afrika Seperti halnya benua Asia dan benua lainnya, Benua Afrika juga memiliki budaya yang sangat beragam. Keragaman tersebut tidak hanya terlihat antarnegara tetapi dalam suatu negara. Bersamaan dengan masuknya imigran dari Arab dan Eropa, budaya Afrika kemudian berkembang. Budaya Afrika dapat dilihat dalam wujud seni, bahasa, dan agama. Karya seni dapat berupa ukiran kayu, kerajinan dari kulit, dan alat musik. Kerajinan patung biasanya menggunakan tema pasangan laki-laki dan perempuan, perempuan dan anaknya, laki-laki dengan senjata dan binatang, dan orang asing. Musik dan tari penduduk asli Afrika yang menggunakan tradisi lisan yang berbeda dengan musik dan tari dari penduduk pendatang dari Arab. Penduduk asli, khususnya di wilayah sub Sahara menekankan pada nyanyian karena nyanyian berfungsi sebagai cara komunikasi. Dalam perkembangannya, budaya barat juga mempengaruhi budaya Afrika. Benua Afrika memiliki keragaman bahasa yang sangat tinggi. Bahkan diperkirakan jumlah bahasa yang digunakan mencapai bahasa. Namun terdapat bahasa utama yang digunakan yaitu Arab, Swahili, dan Hausa. Menurut Tim Kemdikbud 2017, hlm. 71 bahasa yang digunakan di Afrika dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok, yaitu Afro-Asiatika meliputi Afrika bagian utara, jumlahnya sekitar 200 bahasa. Nilo-Saharan mencakup wilayah Tengah dan Timur Afrika, jumlahnya mencapai sekitar 140 bahasa. Congo-Saharan Niger-Congo, mencakup dua pertiga Afrika sebagai cabang utama Niger-Congo, jumlahnya mencapai 1000 bahasa dengan 200 juta penutur. Bahasa Bantu di Tengah, Selatan dan Timur Afrika membentuk sub-kelompok dari cabang Niger-Congo. Khoisan mencakup bagian barat Afrika Selatan, jumlahnya sekitar 30 bahasa. Penduduk Afrika menganut agama yang beragam. Beberapa agama dan sebarannya meliputi Di kawasan Afrika Barat dan Utara, Islam menjadi agama yang dominan. Kawasan Afrika Selatan memiliki jumlah pemeluk agama Kristen yang lebih banyak dibandingkan Islam dan Hindu. Di kawasan Afrika Tengah, jumlah terbanyak ialah penganut kepercayaan animisme. Adapun di kawasan Afrika Timur, penganut Islam dan kepercayaan animisme hampir sama banyaknya. Agama lain yang dianut oleh penduduk Afrika ialah Yahudi dan Katolik Roma. Dinamika Penduduk Benua Australia Pada tahun 2015 penduduk Australia mencapai jiwa. Sedangkan pada tahun 2005, jumlah penduduknya mencapai jiwa. Sehingga terjadi penambahan sebesar jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Jumlah penduduk Australia memang jauh lebih kecil dari benua lainnya. Penambahan jumlah penduduk Australia terjadi karena angka kelahirannya mencapai 13 kelahiran tiap penduduk. Sementara angka kematiannya adalah 7 kematian tiap penduduk. Australia juga menjadi salah satu benua tujuan migran dari berbagai negara, migrasi neto negara ini mencapai angka 8. Meskipun Australia merupakan negara yang luas namun hanya sedikit daerah yang cocok untuk daerah hunian. Daerah-daerah yang paling sesuai untuk hunian adalah daerah pantai yang iklimnya nyaman dan curah hujannya cukup. Daerah pantai Australia sebelah Utara tidak dihuni oleh banyak penduduk karena iklim tropisnya sangat kering. Sedangkan daerah pedalaman dan daerah pantai Barat Australia terlalu gersang. Sebanyak 85% pendduk Australia tinggal di kota kecil dan kota besar yang pada umumnya terletak di tepi pantai. Komposisi Penduduk Australia berdasarkan Ras 92% penduduk Australia adalah bangsa kulit putih atau ras Kaukasoid, selebihnya adalah dari Asia 7%, Aborigin dan lainnya 1%. Suku Aborigin adalah penduduk asli benua ini. Bangsa kulit putih umumnya adalah pendatang dari Eropa. Sebagian besar berasal dari Inggris dan Irlandia, sisanya dari Italia, Belanda, dan Skotlandia, Jerman, dan Yunani. Penduduk yang berasal dari Asia sebagian besar berasal dari China dan India. Kualitas Penduduk Australia Australia merupakan negara sekaligus benua dengan kualitas penduduk yang sangat tinggi. Salah satu indikator kualitas penduduk yaitu angka harapan hidup menunjukkan kategori tinggi, yaitu 82 tahun. Ini menunjukkan penduduk Australia memiliki kondisi kesehatan yang baik. Pendapatan penduduk Australia juga tergolong tinggi yang mencapai dolar WPDS, 2015. Budaya dan Agama di Benua Australia Australia memiliki budaya yang beragam. Budaya Australia terdiri atas budaya suku asli yaitu suku Aborigin dan penduduk Selat Torres, serta budaya suku pendatang. Banyaknya penduduk pendatang di Australia memperkaya budaya Australia. Sebagian besar penduduk pendatang berasal dari Eropa, oleh karena itu budaya Eropa menjadi lebih dominan. Salah satunya adalah dalam hal penggunaan bahasa. Bahasa nasional Australia adalah Bahasa Inggris. Semua penduduk di Australia didorong untuk meguasai Bahasa Inggris. Sebagian besar penduduk Australia beragama Kristen Protestan 61,2%, Budha 2,5%, Islam 2,2%, Hindu 1,3%, dan sejumlah agama lainnya. Besarnya penduduk yang beragama Kristen tidak lepas dari banyaknya penduduk Australia yang berasal dari Inggris dan negara lainnya di Eropa. Meskipun begitu, agama dan kepercayaan penduduk asli juga dihargai dan diberi kebebasan untuk menjalankannya. Referensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas IX. Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Benua Eropa adalah satu-satunya benua yang berbatasan darat dengan Asia. Luas wilayah Eropa mencapai km2. Secara astronomis, Eropa terletak pada 9’BB–60’BT dan 80’LS–35’LU. Nah, pada kesempatan kali ini Zona Siswa akan mencoba membahas mengenai seluk-beluk Benua Eropa, semoga bermanfaat. Check this out!!! Secara geografis, Eropa terbagi atas empat kawasan yakni kawasan Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Selatan, dan Eropa Utara. Para ahli menetapkan bahwa batas Benua Eropa ialah dengan Samudra Arktik di utara, dengan Laut Tengah di selatan, dengan Samudra Atlantik di barat, serta dengan Asia, Pegunungan Ural, Selat Dardanella, dan Laut Kaspia di bagian timur. Eropa secara geologis dan geografis adalah sebuah semenanjung atau anak benua jazirah. Benua Eropa merupakan benua terluas kelima setelah Asia, Amerika, Afrika & Antartika. Pemisahannya sebagai benua lebih dikarenakan oleh perbedaan budaya. Batasnya di utara adalah Samudera Arktik, di barat adalah Samudera Atlantik, dan di selatan dibatasi oleh Laut Tengah. Batas timurnya masih belum jelas karena pemisahan benua ini sendiri diawali oleh faktor kebudayaan. Batas yang sering dipakai sebagai batas benua Eropa dan Asia adalah Pegunungan Ural dan Laut Kaspia. Benua Eropa, juga disebut sebagai Eropa daratan atau secara sederhana Benua, ialah benua Eropa, yang secara eksplisit tak termasuk pulau-pulau dan semenanjung di kawasan Eropa. Khususnya, dalam penggunaanbahasa Inggris Britania, istilah yang berarti Eropa tak termasuk Britania Raya, Pulau Man, Irlandia dan Islandia. Sebuah definisi umum atas “Benua Eropa” ialah massa tanah Eropa tak termasuk Britania Raya, Irlandia, dan Islandia. Namun, di daerah lain di Eropa terdapat berbagai perbedaan gagasan tentang cakupan istilah demikian, istilah yang nampak menjadi masalah sederhana ini memiliki percabangan sosial-politik. Beberapa definisi benua Eropa termasuk negara Transkaukasia di Georgia dan Armenia yang kebanyakan Kristen dengan mengeluarkan negeri Muslim seperti Azerbaijan dan Turki. Benua ini adalah benua terkecil kedua setelah Australia dengan luas km² sedangkan bila dihitung dari populasinya, benua ini terletak di urutan ketiga di bawah Asia dan Afrika dengan jiwa pada tahun 2003 seperdelapan penduduk dunia. Wilayah dengan penduduk terpadat adalah Eropa Timur. Mayoritas masyarakat Eropa termasuk kedalam Ras Kaukasoid manusia berkulit putih & berambut pirang. Hal ini menjadi ciri khas Benua Eropa yang membedakannya dengan benua lain. Karakteristik Benua Eropa Berikut ini terdapat beberapa karakteristik benua eropa, terdiri atas Letak dan Luas Wilayah Benua Eropa Secara astronomis Benua Eropa terletak antara 36°LU-71°LU dan 9°BB-66°BT. Luas daratan Eropa sekitar seperempat belas luas daratan di bumi dan menduduki peringkat ke-2 terkecil setelah daratan Australia. Benua Eropa membujur dari barat ke timur sejauh km dan melintang km. Luasnya adalah km². Batas Wilayah Benua Eropa Batas Kontinen sebelah timur ditetapkan di daratan mengikuti jalur puncak Pegunungan Ural dan Kaukasus terus ke Laut Kaspia. Batas-batas benua Eropa adalah sebagai berikut. Sebelah utara berbatasan dengan Kutub Utara Arktik Sebelah selatan berbatasan dengan Benua Afrika dan Laut Tengah Sebelah timur berbatasan dengan Selat Bosporus dan Laut Hitam Sebelah barat berbatasan dengan Samudera Atlantik Bentang Alam Benua Eropa Berikut ini terdapat beberapa bentang alam benua eropa, terdiri atas a Perisai Baltik Kawasan ini terdiri atas empat perisai batuan tua, diantaranya sebagai berikut. Perisai Fenoskandia meliputi wilayah Norwegia, Swedia, dan Finlandia. Wilayah ini disebut negeri seribu danau Pegunungan Skotlandia Perbukitan Irandia barat laut Pulau Eslandia b Dataran Raya Eropa Kawasan ini meliputi Perancis, Belgia, Belanda, Jerman bagian utara, Denmark, dan sebagian besar Polandia. Pada permukaan daratan ini muncul pegunungan kecil dan pegunungan sisa monadnock yang kaya akan deposit batu bara. c Dataran Tinggi Tengah Dataran Tinggi Tengah merupakan plato atau dataran tinggi yang terpotong-potong oleh dataran raya eropa. Tanahnya kurang baik untuk pertanian karena permukaan tanah yang tipis dengan kemiringan yang curam. d Pegunungan Lipatan Muda Alpin Kawasan ini meliputi Pegunungan Alpin dan kelompok Pegunungan Mediteran. Pada Pegunungan Mediteran terdapat 3 semenanjung besar, yaitu semenanjung Pyrenia, Italia, dan Balkan. Puncak-puncaknya adalah MountBlanck m, Gunung Monte Rosa m, Gunung Pico deAneto m, Gunung Mulchasen m, dan Gunung CornoGrande m. Pada Kawasan ini, pertanian kurang baik untuk diusahakan karena ketinggian tempat, lapisan tanah yang tipis, dan lereng yang curam. e Dataran Rusia Permukaan dataran rusia ditutupi oleh lapisan tanah loss yang baik untuk tanaman gandum. Sungai-Sungai di dataran Eropa bermuara ke laut dan teluk, seperti Sungai Rhein dan Sungai Elbe ke Laut Utara, Sungai Wisla dan Sungai Oder ke Laut Baltik, Sungai Rhone ke Laut Tengah, dan Sungai Donau ke Laut Hitam. Vegetasi Dataran Eropa dipengaruhi oleh keadaan tanah, keadaan air, iklim, dan topografi. Daerah paling utara ditutupi oleh tundra, sedangkan di bagian selatan ditumbuhi oleh semak berkayu keras semak mediterania. Kawasan Eropa Timur dan tenggara merupakan daerah padang rumput. Pada kawasan beriklim laut dan peralihan ditumbuhi oleh hutan campuran dan hutan berdaun jarum. Iklim Benua Eropa Berikut ini terdapat beberapa iklim benua eropa, terdiri atas Iklim Laut Tipe Iklim ini meliputi wilayah negara Eropa bagian barat laut, seperti Inggris, Skandinavia bagian barat, Perancis, Belgia, Belanda, Denmark, dan bagian utara Spanyol. Daerah ini memiliki musim dingin yang sejuk serta musim panas yang nyaman dan hangat dengan curah hujan yang cukup banyak. Iklim Peralihan Iklim tipe ini terdapat di Eropa Tengah dicirikan dengan musim dingin yang terasa lebih dingin dan musim panas yang masih hangat. Perbedaan suhu tahunan makin ke timur semakin tinggi karena semakin jauh dari pengaruh laut. Iklim Kontinental Daratan Iklim tipe ini terdapat di Eropa Timur bercirikan musim dingin yang lebih panjang dan berada di bawah titik beku. Hujan terjadi pada musim panas dalam jumlah kecil kurang dari 25 inci. Iklim Dingin dan Arktik Kutub Daerah in dicirikan oleh musim dingin yang penjang dan temperatur berada di bawah titik beku. Musim panas yang pendek 3 bulan dengan curah hujan kurang dari mm. Kawasan iklim in meliputi Swedia bagian utara, Finlandia, Norwegia, dan Rusia. Iklim Mediteran Tipe iklim ini dicirikan oleh musim dingin yan basah dan musim panas yang kering, meliputi daerah Eropa bagian Selatan. Penduduk Benua Eropa Benua eropa merupakan benua yang paling padat penduduknya. Jumlah penduduk Eropa pada tahun 2006 kurang lebih jiwa dengan kepadatan 82 jiwa/km2. Pada umumnya, penduduk eropa termasuk dalam ras kaukasoid atau ras berkulit putih. Berikut ini Daftar Nama-Nama Negara di Kawasan Benua Eropa yang dilengkapi dengan nama Ibu Kota Negara, Luas wilayah, dan jumlah penduduknya. Persebaran Negara-Negara di Kawasan Eropa Utara 1. Swedia Ibu Kota Stokhol luas wilayah jumlah penduduk 2. Finlandia Ibu Kota Helsinki luas wilayah jumlah penduduk 3. Norwegia Ibu Kota Oslo luas wilayah jumlah penduduk 4. Islandia Ibu Kota Reykjavik luas wilayah jumlah penduduk 5. Denmark Ibu Kota Kopenhagen luas wilayah jumlah penduduk 6. Estonia Ibu Kota Tallinn luas wilayah jumlah penduduk Persebaran Negara-Negara di Kawasan Eropa Timur 7. Rusia Ibu Kota Moskwa luas wilayah jumlah penduduk 8. Ukraina Ibu Kota Kiev luas wilayah jumlah penduduk 9. Rumania Ibu Kota Bukares luas wilayah jumlah penduduk 10. Belarus Ibu Kota Minsk luas wilayah jumlah penduduk 11. Bulgaria Ibu Kota Sofia luas wilayah jumlah penduduk 12. Georgia Ibu Kota Tbilisi luas wilayah jumlah penduduk 13. Lituania Ibu Kota Vilnius luas wilayah jumlah penduduk 14. Latvia Ibu Kota Riga luas wilayah jumlah penduduk 15. Moldavia Ibu Kota Kishinev luas wilayah 298 jumlah penduduk Persebaran Negara-Negara di Kawasan Eropa Tengah 16. Austria Ibu Kota Wina luas wilayah jumlah penduduk 17. Hongaria Ibu Kota Budapest luas wilayah jumlah penduduk 18. Polandia Ibu Kota Warsawa luas wilayah jumlah penduduk 19. Republik Ceko Ibu Kota Praha luas wilayah jumlah penduduk 20. Slovakia Ibu Kota Bratisiawa luas wilayah jumlah penduduk Persebaran Negara-Negara di Kawasan Eropa Selatan 21. Spanyol Ibu Kota Madrid luas wilayah jumlah penduduk 22. Italia Ibu Kota Roma luas wilayah jumlah penduduk 23. Yunani Ibu Kota Athena luas wilayah jumlah penduduk 24. Portugal Ibu Kota Lisabon luas wilayah jumlah penduduk 25. Kroatia Ibu Kota Zagrev luas wilayah jumlah penduduk 26. Bosnia-Herzegovina Ibu Kota Sarajevo luas wilayah jumlah penduduk 27. Serbia Ibu Kota Belgrado luas wilayah jumlah penduduk 28. Montenegro Ibu Kota Podgorica luas wilayah jumlah penduduk 29. Albania Ibu Kota Tirana luas wilayah jumlah penduduk 30. Makedonia Ibu Kota Skopje luas wilayah jumlah penduduk 31. Slovenia Ibu Kota Ljubijana luas wilayah jumlah penduduk 32. Malta Ibu Kota Valletta luas wilayah 316 jumlah penduduk 400 Persebaran Negara-Negara di Kawasan Eropa Barat 33. Prancil Ibu Kota Pris luas wilayah jumlah penduduk 34. Inggris Ibu Kota London luas wilayah jumlah penduduk 35. Irlandia Ibu Kota Dublin luas wilayah jumlah penduduk 36. Belanda Ibu Kota Amsterdam luas wilayah jumlah penduduk 37. Belgia Ibu Kota Brussel luas wilayah jumlah penduduk 38. Luksembburg Ibu Kota Luksemburg luas wilayah jumlah penduduk 39. Jerman Ibu Kota Berlin luas wilayah jumlah penduduk 40. Swiss Ibu Kota Bern luas wilayah jumlah penduduk 41. San Marino Ibu Kota San Marino luas wilayah jumlah penduduk Keadaan Sosial dan Ekonomi Benua Eropa Berikut ini terdapat beberapa keadaan sosial dan ekonomi benua eropa, terdiri atas Keadaan Sosial Pada umumnya, penduduk eropa termasuk dalam raskaukasoid atau ras berkulit putih. Namun, ras di benua eropa masih dapat dikelompokkan sebagai berikut Subras Nordik dengan ciri-ciri fisik adalah rambut pirang dan bermata biru yang banyak terdapat di benua Eropa Utara. Sub ras Alphina Alpin dengan ciri-ciri fisik seperti rambut pirang dan mata coklat. Subras mediteran dengan ciri-ciri fisik seperti mata agak cokelat dan rambut hitam bergelombang. Subras ini banyak terdapat di Eropa Selatan. Persebaran penduduk di eropa tidak merata dan sangat dipengaruhi oleh keadaan alam serta tingkat kemajuan ekonominya. Persebaran yang paling padat terdapat di daerah dataran rendah dan daerah- daerah industri. Kegiatan Ekonomi Terdiri atas Pertanian Pertanian di Eropa diolah sangat intensif dan efisien. Jenis tanaman anggur, jeruk, dan sayur-sayuran banyak dihasilkan oleh sejumlah negara yang terletak di sekitar Laut Tengah. Produksi kentang, gandum, barley, dan terigu dari Eropa menempati peringkat teratas di dunia, sedangakan produksi jagung dadn daging, Eropa menempati peringkat kedua setelah Amerika Serikat. Perikanan Industri perikanan di Eropa memegang peranan penting dalam perekonomian. Di Norwegia, Islandia, dan Rusia penangkapan ikan paus merupakan industri terbesar. Peran serta perikanan sangat penting dalam perekonomian Islandia dan menduduki peringkat pertama di Eropa. Wilayah perikanan yang paling produktif terdapat di perairan Laut Utara, Samudra Atlantik bagian utara, Samudra Arktik, Laut Norwegia, dan Teluk Biscaye. Norwegia, Rusia, dan Spanyol termasuk negara industri perikanan yang utama di dunia. Kehutanan Wilayah hutan di Eropa yang produktif terdapat di Finlandia, Norwegia, Swedia, Prancis, dan Rusia. Di Finlandia, kehutanan termasuk sector yang sangat penting bagi perekonomiannya. Swedia merupakan penghasil utama pulp dan kertas di Eropa. Hasil hutan lainnya, antara lain terpentin dan dammar. Pertambangan Benua Eropa merupakan penghasil batu bara dan bijih besi terbesar di dunia. Benua itu menghasilkan sekitar tiga per lima dari hasil baja dunia, separuh dari hasil bijih besi dunia dan hampir seperlima dari hasil bauksit dunia. Negara-negara yang kaya akan tambang batu bara adalah Jerman, Inggris, Polandia, Prancis, Rusia, dan Swedia. Bauksit terutama dihasilkan oleh Prancis, Yunani, Hongaria, Rusia, dan Yugoslavia. Lignit juga ditambang di Jerman dan negara-negara Eropa bagian tengah. Hasil pertambangan lainnya adalah tembaga, mangan, nikel, krom, timah, merkuri, perak, platina, untuk seng, dan minyak bumi. Inggris adalah negara penghasil minyak bumi terbesar di Eropa. Di Laut Utara sepanjang perbatasan Inggris dan Norwegia ditemukan cadangan minyak bumi yang besar. Industri Industri berat dan ringan yang berkembang di Eropa meliputi industri mesin, pesawat terbang, mobil, elektronik, logam, kimia, tekstil, makanan, dan minuman. Eropa merupakan kawasan industri terbesar di dunia. Perkembangan industri di Eropa maju sangat pesat setelah terjadinya Revolusi Industri pada abab ke 18 sehingga menjadi pelopor industri dunia. Perdagangan Dalam perdagangan dunia Eropa sangat berperan dan mencatat volume perdagangan tertinggi yaitu lebih dari separuh ekspor dan impor dunia. Barang ekspor dari Eropa yang utama adalah berbagai hasil industri antara lain mesin, kendaraan bermotor, barang-barang elektronik, kimia, dan tekstil. Perdagangannya kebanyakan dilakukan antar Negara Eropa. Negara dagang yang sangat maju adalah Inggris, Prancis, dan Jerman. Untuk memacu perdagangan di antara Negara Eropa Barat dibentuk suatu wadah yang dikenal dengan nama Masyarakat Ekonomi Eropa MEE. Sedangkan di Eropa Timur dibentuk wadah Council for Mutual Economic Assistance Comecon. MEE dibentuk pada tahun 1959 oleh Belanda, Belgia, Prancis, Italia, dan Jerman di Roma. Flora dan Fauna Benua Eropa Berikut ini terdapat beberapa flora dan fauna benua eropa, terdiri atas Flora Alam vegetasi Eropa memiliki variasi yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi Daerah vegetasi Arktik yang terletak di dalam lingkaran kutub. Wilayah yang termasuk daerah ini adalah Norwegia, Swedia, Finlandia, Uni Soviet. Daerah hutan wilayah Sedang. Yang termasuk daerah ini adalah Norwegia, Swedia, Finlandia, bagian utara Uni Soviet. Daerah padang rumput tanpa pohon terdapat di Spanyol utara, Balkan, Hongaria tanah-tanah pusta, dan Uni Soviet Selatan. Daerah Mediteran dengan tumbuhan Subtropik di sepanjang pantai selatan Portugal, Spanyol, perancis, Italia, dan Yunani. Fauna Beberapa fauna yang hidup di eropa adalah Beruang es, Rubah kutub, Kelinci kutub, Ayam salju di daerah Arktik yang dingin Rusa, Serigala, Lemming/sejenis tikus agak ke sebelah selatan yang ditumbuhi tundra Beruang coklat, Rubah, Marter/sejenis musang, Menjangan, Elang, dan Babi Liar di bagian lebih ke selatan lagi/di daerah sedang Kambing Karang, Elang Karang di pegunungan tinggi Reptile, Amfibi, Serangga hewan pendatang dari Asia dan Amerika Negara-Negara Di Benua Eropa Negara-negara merdeka berikut ini mempunyai wilayah kekuasaan di Eropa Albania Andorra Austria Belanda Belarus Belgia Bosnia dan Herzegovina Britania Raya Bulgaria Ceko Denmark Estonia Finlandia Hongaria Irlandia Islandia Italia Jerman Kroasia Latvia Liechtenstein Lithuania Luksemburg Macedonia Malta Moldova Monako Montenegro Norwegia Perancis Polandia Portugal Rumania Rusia San Marino Serbia Siprus Slovenia Slowakia Spanyol Swedia Swiss Turki Ukraina Vatikan Yunani Keterangan Kemerdekaan Abkhazia, Kosovo, Ossetia Selatan, dan Siprus Utara hanya diakui oleh sebagian kecil negara di dunia. Sebagian dari Azerbaijan dan Georgia terletak di Eropa dengan dasar definisi batas antara Eropa dan Asia, yaitu pucak Pegunungan Kaukasus. Wilayah Kazakhstan di Eropa terdiri dari bagian baratSungai Ural dan Emba. Nama negara ini masih dalam perdebatan. LihatRepublik Makedonia. Wilayah Rusia di barat Pegunungan Ural dianggap bagian dari Eropa. Pembagian Wilayah Benua Eropa Benua Eropa dapat dibagi menjadi beberapa sub-region, yaitu Eropa Timur, Eropa Utara, Eropa Selatan dan Eropa Barat. Berikut ini adalah Negara-negara yang terletak di Benua Eropa beserta Ibukota dan Luas Wilayahnya. Eropa Timur Berikut ini adalah Negara-negara yang terletak di Eropa Timur 1. Belarus Minsk → Km² 2. Bulgaria Sofia → Km² 3. Republik Ceko Praha → Km² 4. Hungaria Budapest → Km² 5. Moldova Chisinau → Km² 6. Polandia Warsaw → Km² 7. Rumania Bucharest → Km² 8. Slowakia Bratislava → Km² 9. Ukraina Kiev → Km² 10. Georgia Tbilisi → Km² Eropa Selatan Dibawah ini merupakan negara-negara yang terletak di Eropa Selatan. 1. Albania Tirana → Km² 2. Andorra Andorra la Vella → 468 Km² 3. Bosnia & Herzegovina Sarajevo → Km² 4. Kroasia Zagreb → Km² 5. Siprus Nicosia → Km² 6. Yunani Athena → Km² 7. Vatikan Vatican City → 0,44 Km² 8. Italia Roma → Km² 9. Makedonia Skopje → Km² 10. Malta Valletta → 316 Km² 11. Montenegro Podgorica → Km² 12. Portugal Lisbon → Km² 13. San Marino → 61 Km² 14. Serbia Belgrade → Km² 15. Slovenia Ljubljana → Km² 16. Spanyol Madrid → Km² Eropa Utara Berikut dibawah ini adalah Negara-negara di Eropa Utara beserta Ibukotanya. 1. Denmark Kopenhagen → Km² 2. Estonia Tallinn → Km² 3. Finlandia Helsinki → Km² 4. Islandia Reykjavik → Km² 5. Irlandia Dublin → Km² 6. Latvia Riga → Km² 7. Lithuania Vilnius → Km² 8. Norwegia → Oslo Km² 9. Swedia Stockholm → km2 10. Inggris → Km² Eropa Barat Berikut ini Negara-negara yang terletak di Eropa bagian Barat beserta Ibukotanya. 1. Austria Wina → Km² 2. Belgia Brussel → Km² 3. Perancis Paris → Km² 4. Jerman Berlin → Km² 5. Liechtenstein Vaduz → 160 Km² 6. Luksemburg → Km² 7. Monako → 2 Km² 8. Belanda → Km² 9. Swiss → Km² Catatan Rusia dan Turki merupakan negara yang berada di dua Benua yaitu Eropa dan Asia. Namun sebagian besar wilayah kedua negara tersebut berada di Benua Asia, sehingga dimasukan sebagai Negara yang berada di Benua Asia. Demikianlah pembahasan mengenai Karakteristik Benua Eropa – Peta, Negara, Batas, Letak, Iklim, Pembagian dan Penduduk semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂 Baca Juga Artikel Lainnya Karakteristik Benua Amerika Karakteristik Benua Asia Karakteristik Benua Afrika Karakteristik Benua Antartika Karakteristik Benua Australia
analisislah karakteristik pertumbuhan dan persebaran penduduk di benua eropa